Sambut Industri 4.0, Pemerintah Terus Genjot Talenta TIK

Suara.com – Menyambut era industri 4.0 yang lebih berfokus di teknologi, pemerintah terus menggenjot talenta-talenta di bidang TIK agar siap terjun ke dunia profesional. Dalam penjelasan Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar, pihaknya telah memberikan program beasiswa kepada 1.000 orang.

Program yang diluncurkan Kominfo berfokus pada lima hal, yakni artificial intelligence (AI), big data analytics, cyber-security, cloud computing, dan digital business.

“Kita bikin ini agar dapat membantu kebutuhan industri untuk SDM TIK yang kompeten. Tahun ini ada 1.000 orang, tahun depan kita targetkan 20.000 orang,” katanya di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Menurut Basuki, lulusan TIK Indonesia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan industri. Padahal, lanjut Basuki, lulusan di bidang ini terus meningkat setiap tahun.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati, mengatakan jajarannya sudah menyiapkan peta jalan untuk pengembangan SDM, khususnya di bidang TIK.

“Diharapkan dengan peta ini, talenta ICT kita dapat menyebar ke seluruh Indonesia. Saat ini masih cenderung fokus di Jawa,” tambahnya.

Secara khusus ia menyebut, kurangnya campur tangan swasta dalam hal pengembangan pendidikan di Indonesia. Dalam datanya, hanya 16 persen anggaran penelitian di Indonesia yang dibiayai oleh swasta.

“Kami akan terus mendorong agar industri dapat memfasilitasi pengembangan pendidikan, misalnya dengan aturan tax deduction,” pungkasnya.